Forum

Total Post :

Posted 17 April 2018 13:42:15 pm


Kerjasama perdagangan antara china dan Indonesia sudah berlangsung cukup lama. Hal tersebut terbukti dengan adanya barang-barang atau produk apapun berlebel made in China. Secara tidak sadar masyarakat Indonesia telah banyak membli barang produksi China.

Barang-barang tersebut banyak macamnya, mulai dari permainan anak, alat-alat elektronok, perlengkapan masak, hingga otomotif seperti mesin dan sepeda motor yang banyak beredar di Indonesia.
Baru-baru ini Pemerintah China bersepakat guna meningkatkan angka impor produk kelapa sawit dari Indonesia. Hal tersebut terjadi pasca negara tembok raksasa yang memiliki penduduk terpadat di dunia tersebut mengurangi impor kedelai dari negara Paman Sam (AS).  Cara menghilangkan iklan di android

sudah kita ketahui bersama bahwa akhir-akhir ini hubungan dagang antara kedua negara yaitu China dan AS memang sempat memanas terkait dengan pemberlakuan tarif impor yang sebetulnya merugikan kedua negara tersebut, namun hal tersebut tetap dilakukan oleh keduanya untuk mengganjal satu sama lain.

Melansir laman Antara. Mentero Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut penambahan ekspor sawit merupakan salah satu langkah Indonesia memanfaatkan perang dagang yang kini telah berlangsung antara China dan AS.

Luhut juga berharap rencana China penambahan pasokan sawit dari Indonesia dapat diumumkan secara resmi oleh PM China ketika nanti melakukan kunjungan ke Indonesia pada 6 Mei 2018 yang akan datang.

Sebelumnya Luhut sempat menyebut, Nilai impor kelapa sawit yang dilakukan Pemerintah China dari Indonesiadalam beberapa taun terakhir terus mengalami kenaikan. Jika menengok tahun lalu, impor kelapa sawit China dari Indonesia sebanyak 3,73 juta ton, naik dibanding 2016 yang hanya mencapai 3,23 juta ton.

Apabila pemerintah China menyetujui peningkatan impor sawit tersebut maka sebanyak 16 juta petani sawit Indonesia akan terbantu. Luhut yang juga merupakan Jenderal purnawirawan TNI menegaskan bahwa posisi Indonesia tetap netral dalam menyikapiperang dagan yang telah terjadi antara China dan AS. Cara menghilangkan iklan di layar HP android

Jika bicara masalah perdagangan anatara AS dan China, tentunya posisi Indonesia sebagai negara yang cukup besar tidak akan dan tidak perlu berpihak kepada salah satu negara tersebut. Luhut menyebut akan meletakan posisi Indonesia dengan baik.

 


Showing : 1 Records